Rabu, 11 Maret 2015

D'Coffe Pasta House

Malam itu, saya dan teman tiba-tiba ngidam pengen makan pasta tapi saus carbonara. Kalo sekedar saus bolognaise kan gampang yah? Bisa nyari ke indomaret... :D

Akhirnya setelah mikir-mikir mau ke mana, teringatlah saya dengan cafe satu ini. Kebetulan promosinya sering muncul di new feed saya. Maka meluncurlah kami ke Jl. Letjen S. Parman No. 47A, atau lebih gampangnya... depan pom bensin Ciliwung pas. Di samping kiri lampu merah itu. Kalo gak diperatiin lebih jelas, cafenya emang gak langsung terlihat.

Kunjungan pertama ke sana, kami memilih duduk di lantai satu. Ada tempat duduk panjang berbentuk sofa, sama meja-meja bundar dan kursinya yang dari besi. Lantainya yang keramik dan beberapa aplikasi cermin membuat nuansa cafe ini terlihat lebih lapang.



Senin, 02 Maret 2015

Manisan Kulit Semangka

Kulit semangka dijadikan manisan?

Wah, saya gak pernah nyobain tuh. Gak pernah kebayang juga ada manisan dari kulit semangka. Tapi waktu menjelajahi dunia maya, saya menemukan resep ini di Just Try & Taste. Kebetulan di rumah juga ada semangka. Langsung saja deh saya eksekusi resepnya. Saya setuju dengan Mbak Endang, ini adalah inovasi bagus untuk mengurangi jumlah limbah rumah tangga.

Manisan Kulit Semangka

Senin, 16 Februari 2015

Saboten Shokudo

Restoran Jepang yang pertama kali saya kunjungi adalah Saboten. Letaknya adalah di Dieng, Malang... di deretan toko-toko depan Togamas. Satu lagi outlet barunya ada di Jl. Danau Kerinci Raya C2A9 Sawojajar. Di sini, tempat duduknya dibagi menjadi ruangan berkursi dan lesehan. Yang berkursi ada di tengah dan dalamm ruangan juga. Yang di dalam ruangan sih suasananya enak, sepia-sepia gitu... tapi bikin hasil foto jadi gelap. Haha.

Menu yang pertama kali saya pesan waktu itu adalah ramen sama entah apa lagi. Lupa, hehe. Kalau gak salah sih ada sushinya juga. Tapi dikunjungan-kunjungan selanjutnya, yang selalu saya pesan adalah bulgogi.

Saboten Shokudo - Bulgogi

Kamis, 01 Januari 2015

Kedai Seasoning



Menu Kedai Seasoning
Dulu, Kedai Seasoning terletak di Jalan Soekarno Hatta Malang, tidak jauh dari outlet Dunkin' Donut. Tapi sekarang sudah pindah ke Jalan Kendalsari Barat Kav. 1, depan Ayam Geprek. Semenjak pindah ke sana sih saya tidak pernah mencobanya lagi.

Kedainya yang di Soehat dulu tidak terlalu besar, hanya ruko kecil satu lantai dengan tujuh meja kalau tidak salah ingat. Tempatnya cukup nyaman untuk makan-makan karena tidak terlalu di pinggir jalan, jadinya gak berisik dengan kendaraan yang berlalu-lalang. Menu-menu yang tersedia adalah berbagai masakan khas Korea, mulai dari dessert sampai makanan beratnya. Dan saat K-Pop dan K-Drama sedang booming seperti sekarang ini, tentu saja Kedai ini ramai pengunjung. Namun tidak pernah sampai membuat antrian panjang sih.

Menu yang pernah saya coba di sini adalah bulgogi, jjajampong, jjajangmyun, jjajangbap, bibimbap, toppoki, patbingsoo (gak ada dokumentasinya), tahu, dan chicken wingnya. Banyak yah? Iyah, soalnya kan makan berdua sama teman dan bukan dalam satu waktu yang sama, hehe. Jadi ini namanya review borongan :3

Saya jadi bingung mau mulai review dari mana --"a

Sabtu, 20 Desember 2014

Gabin Isi Vla

Camilan ini terakhir kali saya nikmati saat SD atau SMP dulu. Setelah masuk SMA sampai sekarang, makanan ini tidak pernah saya temukan lagi. Lalu pada suatu ketika, saya menemukan resepnya di internet. Langsung saja deh saya mencobanya di rumah. Bahan-bahannya pun cukup mudah didapatkan.


Gabin Isi Vla

Senin, 15 Desember 2014

Kedai Mie Galau


Beberapa kali saya lewat di depan kedai ini, tapi baru sekarang kesampaian buat nyicipin menunya.

Kedai Mie Galau ini terletak di Jalan Selorejo. Kedainya berupa suatu rumah dengan halaman yang luas, lengkap dengan taman dan pohon mangganya. Tempat makan dibagi menjadi dua, outdoor dan indoor. Karena saat itu hari sedang hujan, saya memilih makan di dalam saja.

Overall, suasana di sini cukup cozy, jauh dari keramaian jadi tidak berisik.

Menu yang saya pesan adalah Green Galau level 0, Ice Yakult, dan Gado-gado Galau. Level yang tersedia adalah level 0 sampai level 3. Green Galau merupakan mie berwarna hijau.

Setelah menu datang, saya langsung mencicipi mie saya. Tapi ternyata mienya lengket. Kata teman saya, kita dapat meminta tambahan kuah, yang kemudian saya lakukan. Setelah kuah datang, saya mencicipi mie saya kembali. Namun rasanya tidak cocok dengan lidah saya, hambar. Kurang gurih. Rasa toppingnya itu pun cenderung asin. Ah, saya tidak puas.

Green Galau - Kedai Mie Galau